# ASAL USUL BERDIRINYA MUSIMAS GROUP #

musimas yang dulunya hanya pabrik sabun di tanjung mulia/medan ,kini menjadi raksasa
perusahan bebrbasis kelapa sawit di tanah air mungkin tidak disadari oleh musimas group
sendiri.namun insiatif pendiri musim mas group, anwar karim untuk menbangun kilang minyak
pada tahun 1970 mengubah segalanya di sektor kelapa sawit.
perjlaanan musimas terbilang unik dari pada perusahan sait besar di tanah air seperti
wilmar dan sinar mas. musimas bisa di bilang melawan arus bisnis kelapa sawit yang lazim
di mulai dari awal sampai akhir. perusahan musimas awalnya hanya memiliki lahan sawit
pada tahun 1988 dan sampai saat ini musim mas telah memiliki lahan lebih dari
120.000hektar(HA)

perusahan milik bachtiar karim ini memiliki pondasi kuat untuk mengarungi bisnis kelapa
sawit dan sudah terbukti perusahaan ini bisa lolos dari krisis ekonomi yang melanda
indonesia pada tahun1998 dan 2008.
musimas ssukses selamat dari krisis ekonomi 2008 karena mengembangkan kebijakan
berlanjutan untuk setiap produk kelapa sawit yang di hasilkan perusahaan. bvukan hanya
itu saja musimas mampu memperkerjakan sebanyak kurang lebih sekitar 40.000karyawan dari
13 negara di seluruh dunia.
bukan hanya itu saja bachtiar karim juga menjadi otran terkaya ke 7 di indonesia dan forbest juga mencatat salah satu sumbangan kekayaan bachtiar karim bersal dari aset baru pengelolahan minyak sawit atau CPO yang di bangun musimas sebesar 82juta dolarAS dan musimas juga sangup bersaing dengan rekan sainganya karna hasil minyak musimas harga nya juga terjangkau.

Pelukan Zidane Bagi Iniesta Seusai El Clasico

Pelukan Zidane Bagi Iniesta Seusai El Clasico

Pelukan Zidane Bagi Iniesta Seusai El Clasico

Pertandingan El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid yang diadakan di Camp Nou harus berakhir imbang 2 – 2. Tentunya pertandingan ini menjadi moment tersendiri bagi Andres Iniesta karena sang legenda Barca ini memutuskan untuk hengkang dari klub pada akhir musim ini.

Pertandingan El Clasico kemarin merupakan pertandingan terakhir bagi sang legenda. Melihat hal ini, sang pelatih Zidane ingin memberikan apresiasi khusus bagi sang pemain.

Zidane selaku pelatih dari klub rival Barcelona, Real Madrid secara sengaja berjalan menuju lorong di Camp Nou hanya untuk menyapa Iniesta dan memberikan pelukan dan penghormatan terakhir kepada Iniesta untuk terakhir kalinya. Ini merupakan respect dari Zidane melihat kontribusi yang sudah diberikan Iniesta bagi Barcelona.

Kejadian ini secara tidak sengaja terekam oleh kamera Movistar+, dimana Zidane kedapatan memeluk Iniesta secara pribadi serta memberikan ucapan selamat serta penghormatan. Tentu hal ini dilakukan Zidane bukan tanpa alasan, Zidane menilai bahwa Iniesta pantas dan patut untuk diberi penghormatan melihat kontribusi yang sudah diberikan selama ini.

Zidane sendiri sempat melayangkan pernyataan yang mengatakan bahwa Iniesta merupakan pemain yang pantas untuk meraih Ballon d’Or, sayangnya lawan bagi Iniesta adalah 2 pemain bintang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan rival yang tangguh dan dalam 10 tahun terakhir prestasi kedua pemain ini memang sedang berada di puncaknya.

Disamping itu, Iniesta sendiri belum membocorkan kemana kakinya akan melangkah setelah keluar dari klub Barcelona. Tetapi satu hal yang bisa dipastikan, Iniesta sudah bersumpah tidak akan bermain saat melawan Barcelona nanti.