Pelatih Prancis Puji Performa Paul Pogba

Paul-Pogba
“pertandingan melawan Belgia adalah performa yang terbaik” Ujar paul Pogba.

Sepakbola.ne, Stadion Petersburg – Timnas Prancis berhasil melaju ke babak Final Piala Dunia 2018, Russia. Mereka berhasil menggalahkan Timnas Belgia dengan skor 1-0 di Stadion St Petersburg Arena, Selasa 10-11-2018 atau Rabu 11-07-2018 dini hari WIB pada pertandingan babak perempat semifinal Piala Dunia 2018.

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps memberi pujian kepada pemain berposis gelandang, Paul Pogba di laga melawan Timnas Belgia. Gelandang Manchester United ini berhasil mematikan para pemain Timnas Belgia dengan pergerakan nya hampir di semua lini.

Pemain gelandang di Manchester United ini tercatat telah melakukan 44 sentuhan dengan si kulit bundar (bola). Paul Pogba juga telah melepaskan 31 umpan dan 28 di antara nya mengarah ke rekan rekan setim nya.

Di dalam laga kontra Belgia, Paul Pogba juga menciptkan beberapa peluang emas di dalam kotak pertahanan dari Belgia. Paul Pogba juga berhasil memenangi sejumlah duel dari para pemian Timnas Belgia yang di latih oleh Pelatih Roberto Martinez.

tidak hanya membantu lini serang aja, Gelandang yang saat ini berusia 25 tahun juga ikut membantu lini pertanhanan dari Prancis. paul Pogba melakukan empat kali takel sukses, dua di antara nya bersih untuk mengamankan bola dari gawang Prancis.

Atas bermain dengan perfoma yang sangat bagus, Paul Pogba mendapatkan pujian dari Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps. Menurut pandangan nya, pertandingan semalam Paul Pogba menjadi kunci dari kemenangan dari Prancis.

Duel Abadi Antara Prancis Vs Belgia

Prancis Vs Belgia
Pada laga nanti malam akan mempertemukan Prancis vs Belgia di babak Semifinal Piala Dunia 2018, Russia.

Sepakbola.net Medan Timnas Belgia dan Timnas Prancis akan di pertemukan pada babak perempat besar Piala Dunia 2018, Russia di Stadion Krestovsky, Selasa 10-07-2018. Pada pertandingan nanti malam di perkirakan akan berjalan dengan sanget sengit dan seru karena ke dua Timnas tersebut adalah musuh berbuyutan bisa di katakan rival abadi.

Timnas Prancis menjadi salah satu Timnas yang pertama melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2018, Russia. Timnas Prancis berhasil mendepak Timnas Uruguay dengan kedudukan 2-0 tampa balas, laga tersebut berlangsung di Stadion Nizhny Novgorod, 06-07-2018.

Di hari yang sama juga, Timnas Belgia berhasil melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2018, Russia. Setelah berhasil mendempak Brazil dengan kedudukan tipis 2-1 dalam liga perempat final yang di gelardi stadion Kazan Arena.

Di pertandingan yang akan di gelar nanti malam, pertandingan ini akan menjadi pertandingan ke 73 di setiap ajang kompetisi. dari ke 73 pertemuan sebelumnya, Timnas Prancis berhasil meraih 24 kemenangan dan Timnas Belgia berhasil memenangi 30 kemenangan, dan sisa 19 pertemuan berakhir dengan imbang.

Kemenangan Timnas Belgia memperpanjang dominasi kemenangan atas Timnas Prancis cukup terbilang lebar. Karena dari lima pertandingan terakhir melawan Timnas Prancis, Timnas Belgia berhasil meraih dua kemenangan, sekali seri dan dua kali bertandingan dengan kedudukan imbang.

Modric Fokus Piala Dunia 2018

Luka Modric
Bagi saya penghargaan pribadi itu tidak lah terlalu penting, yang penting bagi saya adalah membuat Kroasia keluar sebagai juara Piala Dunia 208, Russia.

Berlangsung nya Piala Dunia 2018, Russia ini membuka kemungkinan peraih pemenang Ballon D’Or yang baru. Dan di kesempatan kali ini, peluang untuk peraih Ballon d’Or di miliki oleh capten Kroasia, Luka Modric yang berposisi sebagapi pemain gelandang di klub Real Madrid.

Dengan di gelar nya Piala Dunia 2018 membuat dinilai dari untuk peraih Ballon d’Or di pengaruhi performa setiap pemainan di ajang Piala Dunia 2018. Bisa di katakan sangat kebetulan sekali ke dua pemain yang biasa mendapat kan penghargaan Ballon d’Or beberapa kali harus terlebih dahulu tersingkir dari Piala Dunia 2018, Russia. Ke dua pemain tersebuat tidak lain Lionel Messi dan Cristian Ronaldo.

Jadi artinya, kesemaptan emas untuk peraih gelar Ballon d’Or 2018 selanjut nya kini dimiliki pemain lain. Salah satu kandidat kuat yang sudah di sebut sebut adalah Luka Modric. Bisa di katakan hal itu tak terlepas kinerja dan performa dari Luka Modric yang berhasil membawa Kroasia maju ke semifinal Piala Dunia 2018, Russia.

Tetapi, capten Kroasia, Luka Modric tidak ingin terlalu memikirkan gelar pribadi tersebut. “Menurut saya, saya tidak terlalu memfokuskan ke arah sana. Kita akan melihat apa saja yang akan terjadi setelah ini. Bagi saya yang terpenting sekarang adalah kesuksesan Kroasia untuk menjadi keluar sebagai pemenang Piala Dunia 2018, Russia” Ujar capten Kroasia, Luka Modric, di lansir oleh Lensa Sepakbola.com.

Kenapa Griezmann Tidak Selebrasi Usai Mencetak Gol

Antonio Griezmann
Alasan nya karena Antonio Griezmann menghormati rekan setimnya yang sedang membela Uruguay.

Pada babak perempat besar Prancis berhasil menyingkirkan Uruguay pada kompetisi Piala Dunia 2018. Stiker andalan Timnas Prancis, Antonio Griezmann memberitahukan kenapa tidak melakukan aksi selebrasi setelah berhasil membobol gawang Uruguay pada pertandingan perempat final Piala Dunia 2018, Russia di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (06-07-2018).

Antonio Griezmann menggatakan bahwa diri nya sungkan mau merayakan gol nya tersebut karena dia mengaku punya memory kenangan manis terhadap negara Uruguay. Setelah itu, Antonio Griezmann pun tidak merencanakan mau berselebrasi karena ada ke dua rekan setim nya bermain Di Atleico Madrid, yaitu Jose Gimenez dan Diego Godin ke dua pemain tersebut merupakan penggawa Atletico Madrid.

Ujar Antonio Griezmann “Alasan kenapa saya tidak merayakan gol yang berhasil menjebol gawayang Uruguay itu karena ketika saya baru memulai karir profesional sepak bola, Saya mendapatkan sebuah pelajaran dari salah satu pemain Uruguay. Dia dengan sabar mengajar saya tentang sepak bola mau baik atau pun yang buruk dalam bermain sepak bola.”

Maka dari itu lah saya tidak berniat untuk merayakan gol saya ketika saya berhasil mencetak gol dan saya sangat menaruh rasa hormat yang sebesar besar nya dan setinggi tinggi nya kepada negara Uruguay. Pada pertandingan kemarin saya pun melewan banyak teman yang bermin bersama di klun Atletico Madrid, jadi untuk menghormati rekan rekan tim saya yang berasal dari Kulub Atletico saya berfikir saya tidak harus merayakan gol saya dengan bersebrasi” ujar Bomber andalan Timnas Prancis, Antonio Griezmann.